Strategi Scalping Terbaik Untuk Trader dan Indikatornya

Saat anda sedang belajar tentang trading dan masuk di dalam komunitasnya, anda pasti akan mendengar istilah scalping. Scalping adalah taktik yang dikerjakan oleh para trader dengan cara membeli selanjutnya mereka akan menjual cryptocurrency atau saham dalam kurun waktu yang cepat. Periode waktu jual dengan membeli dapat memiliki jarak beberapa waktu atau beberapa saat.

Scalping ialah taktik yang banyak digunakan oleh para trader yang ingin mendapatkan keuntungan secara cepat. Walau serupa dengan day trading, scalping condong semakin besar modalnya.

Disamping itu, day trading umumnya dilaksanakan oleh trader tiap hari. Berlainan dengan scalper (aktor scalping) yang cuman melakukan trading dalam kurun waktu benar-benar singkat dan bukan dilaksanakan tiap hari.

Strategi Scalping Terbaik

Strategi Scalping Terbaik pasti akan manfaatkan gerakan-pergerakan kecil dari komoditas tertentu untuk memperoleh cuan. Karena tidak dipengaruhi dengan riset esensial atau informasi, scalper biasanya telah mempunyai skema teknikal tertentu yang terbagi dalam bermacam tanda. Apa sajakah?

Moving Average

Tanda ini ialah tanda yang termudah dan banyak digunakan oleh beberapa scalper. Sebagian besar basis trading memiliki. Langkah kerjanya lumayan mudah terhitung untuk trader baru.

Kamu tinggal tentukan time frame untuk melakukan trading selanjutnya menempatkan beberapa garis gabungan moving average. Tes lebih dulu saat sebelum mengoperkanasikannya.

Salah satunya gabungan yang yang direferensikan ialah SMA 5-8-13 di pada chart 2 menit. Gabungan ini dipandang baik untuk mengenali trend kapan kamu harus buy dan sell. Kamu bisa juga meramalkan kapan trend akan berbeda arah.

Baca juga :   Cara Membangun Portofolio Perdagangan Cryptocurrency yang Tepat

Sesudah dioperasionalkan, kamu akan menyaksikan chart yang turun naik. Saat trend masih kuat, garis akan melekat pada SMA 5 atau 8. Jika sudah dekati SMA 13, waktunya untuk close karena reversal akan terjadi. Untuk buka status kembali, kamu harus menanti sampai semua garis bersatu.

Baca juga : Cara Trading Tanpa Loss Dengan Teknik Copy Trading di Bingbon

Bollinger Bands

Bollinger bands sebagai salah satunya tanda scalper dengan time frame rendah yang sering digunakan oleh trader, bagus untuk trading saham atau cryptocurrency. Kamu dapat mengaplikasikan Bollinger bands memakai period 12 dan deviation 2.

Demikian harga sentuh lower band, mengambil status buy. Jika nilai sentuh upper band, pasang status sell. Tidak boleh menempatkan setop loss dan TP yang kebanyakan. Kamu dapat memakai perbedaan 10 sebanding 5 pip di antara setop loss dengan dengan TP.

Harus dipahami jika tidak ada taktik yang betul-betul bagus untuk trading, walapun kamu memakai Bollinger bands. Tanda ini efisien digunakan dalam cakupan pasar ranging atau sideways.

Kebalikannya jika digunakan trading saat harga sedang naik, kamu justru dapat rugi. Ini karena Bollinger bands sering kesusahan scan tembusan band dan itu punya pengaruh pada status yang bakal diambil.

Stochastic

Tanda satu ini mempunyai langkah kerja yang sedikit berlainan dengan 2 tanda awalnya. Biasanya scalper cuman memakai tanda ini untuk melengkapi tanda yang lain yang bergabung pada sebuah mekanisme. Bila kamu cari referensi, umumnya trader handal akan merekomendasikan kamu menyatukannya dengan Bollinger bands atau moving average.

Baca juga :   Prediksi Harga Bitcoin 2019 - Dapatkah cryptocurrency mencapai $ 50.000 tahun ini?

Kelebihan dan Kelemahan Scalping

Sebagai salah satunya pilihan, scalping ialah taktik yang memiliki kelebihan serta kekurangan. Kekurangan scalping ialah pada tehniknya yang susah dan perlu kecermatan. Disamping itu, trader harus ada di depan monitor sepanjang melakukan trading.

Adapun kelebihan scalping ialah kekuatannya untuk mendatangkan keuntungan dalam sekejap. Tidak seperti jangka panjang yang perlu menanti sampai beberapa hari, dengan scalping kamu dapat memperoleh keuntungan trading pada hari itu juga.

Kelebihan scalping lainnya ialah keringanan dalam koreksi kekeliruan. Saat kamu mengetahui salah open posusu, kamu dapat mengidentifikasinya. Seterusnya kamu dapat memutuskan untuk tutup open posisi yang lama dan buka posisi baru.

Pada intinya, scalping ialah taktik yang dilaksanakan dengan memercayakan analisis teknikal. Jadi jika kamu ketarik jadi scalper, sebaiknya mulai mempelajari taktik teknikal yang kamu kira punyai winning probability yang prospektif. Bila masih bimbang, tidak ada kelirunya menanyakan pada trader handal yang telah terjun terlebih dahulu jadi scalper.

Trading sendiri sering loss? Yuk trading di bingbon bareng ahli yang sudah terbukti profit ratusan persen! baca panduan disini.

Leave a Comment