Sejarah dan Saham dari Saratoga Investama Sedaya

Saratoga Investama Sedaya

Saratoga Investama Sedaya Tbk merupakan perusahaan investasi di Indonesia. Perusahaan yang satu ini bergerak dalam banyak bidang mulai dari telekomunikasi, perkebunan, pertanian, sumber daya alam, barang konsumsi, transportasi energi, perdagangan, dan lain sebagainya. Adapun pemegang saham mayoritas dari perusahaan ini adalah Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga S. Uno.

Sejarah Berdirinya Saratoga Investama Sedaya

Perusahaan investasi ini berdiri pada tahun 1997 yang dirikan oleh Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno. Seperti yang diketahui, pada tahun tersebut Indonesia sedang mengalami krisis ekonomi yang membuat banyak investor memindahkan investasinya keluar negeri. Meski demikian, kedua pendiri tersebut justru melihat adanya potensi besar yang dimiliki oleh Indonesia dan mulai menjajaki peluang investasi.

Pada saat krisis terjadi, pendiri perusahaanmerasa jika kebutuhan energi sangat diperlukan demi menunjang perekonomian. Dalam hal ini, batubara dianggap sebagai sumber energi yang mudah untuk diakses. Akhirnya, pendiri Saratoga Investama Sedaya pt memutuskan untuk melakukan investasi di Adaro pada tahun 2001.

Saratoga Investama Sedaya juga memfasilitasi Adaro untuk bisa menjadi perusahaan batubara pit-toport yang lebih terintregasi. Usaha yang dilakukan akhirnya menampakkan hasil ketika Penawaran Umum Perdana Adaro menjadi IPO terbesar di dalam pasar modal Indonesia.

Baca juga : Kumpulan Perusahaan Sekuritas Indonesia Terbaru dan Terbaik

Pada tahun 2010, Saratoga juga melihat adanya tren yang berkembang di sektor konsumer. Pada saat itu, keinginan untuk berinvestasi kembali muncul. Selanjutnya, diputuskan untuk berinvestasi pada MPM yang merupakan singkatan dari Mitra Pinasthika Mustika.

MPM sendiri merupakan perusahaan otomotif yang menghasilkan beragam jenis produk mulai dari distribusi sepeda motor, komponen sepeda motor, motor ritel, minyak pelumasn, dan pembiayaan sepeda motor.
Selain berinvestasi, Saratoga Investama Sedaya juga memandu agar MPM menjadi lebih kuat dalam strategi bisnis inti serta spin-of bisnis nya.

Pada tahun 2013, Saratoga berhasil masuk dan tercatat dalam BEI serta mulai masuk ke pasar saham Indonesia. Kini, perusahaan investasi ini cukup terkenal dan tercatat sebagai perusahaan aktif pertama di dalam negeri.
Saratoga Investama Sedayajuga terus melakukan pengembangan investasi dalam berbagai sektor yang dianggap menguntungkan.

Portofolio Saham Saratoga Investama Sedaya

Saat ini, ada beberapa perusahaan yang termasuk ke dalam perusahaan afiliasi PT Saratoga Investama Sedaya, seperti yang berikut ini:

1. PT Nusa Raya Cipta Tbk

Perusahaan yang pertama adalah PT Nusa Raya Cipta Tbk dengan kode saham NRCA. Perusahaan ini bergerak di bidang kontruksi dan telah menangani banyak proyek kontruksi yang berupa pusat perbelanjaan, pabrik, rumah sakit, hotel, serta jenis bangunan yang lain.

2. PT Mitra Phinastika Mustika Tbk

Selanjutnya adalah PT Mitra Phinastika Mustika Tbk dengan kode sahamnya yakni MPMX. Perusahaan ini merupakan perusahaan otomotif yang juga merupakan distributor mobil dengan merek Datsun. Bukan hanya Saratoga, namun ada juga Morninglight Investment serta publik yang memiliki saham di perusahaan ini.

3. PT Provident Agro Tbk

Perusahaan yang selanjutnya adalah PT Provident Agro Tbk yang mendapatkan keuntungan di bidang perkebunan. Perusahaan dengan kode PALM ini memiliki produk utama yang berupa minyak sawit atau CPO.

4. PT Merdeka Cooper Gold Tbk

Ada juga PT Merdeka Cooper Gold Tbk atau MDKA. Perusahaan yang satu ini merupakan perusahaan holding dengan anak usahanya yaitu PT Damai Sukesindo dan PT Bumi Sukesindo.

Selain beberapa perusahaan di atas, Saratoga Investama Sedaya juga menanam investasinya di beberapa perusahaan yang lain.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*