Cara Membangun Portofolio Trading Cryptocurrency Yang Dapat Membuat Anda Kaya!

Portofolio Trading Cryptocurrency

Portofolio Trading Cryptocurrency – Saat Anda terjun ke dunia perdagangan cryptocurrency yang penuh dengan resiko, Anda akan menemukan bahwa banyaknya koin yang dapat membuat anda kaya begitu juga sebaliknya. Dari ribuan koin dan token yang tersedia, bagaimana Anda tahu mana yang tepat untuk ditambahkan ke portofolio Anda?

Meskipun ada banyak pendekatan yang dapat diterapkan ketika memilih koin, ada beberapa strategi utama yang dapat membantu Anda meminimalkan risiko. Dalam artikel ini, kami akan mempresentasikan beberapa petunjuk yang dapat Anda ikuti ketika memutuskan untuk membangun portofolio perdagangan kripto Anda sendiri.

1. Diversifikasi Di Seluruh Pasar Kripto

Sebuah taktik bagus untuk meminimalkan risiko downside Anda ketika perdagangan crypto adalah selalu lakukan diversifikasi kepemilikan Anda atas berbagai kapitalisasi pasar.

Kapitalisasi pasar cryptocurrency berasal dari harga yang dikalikan dengan pasokan yang beredar. Biasanya, semakin tinggi kapitalisasi pasar, semakin tidak stabil koin bertindak di pasar. Portofolio yang terdiversifikasi dengan baik terdiri dari kombinasi kapitalisasi pasar yang besar (> $ 5 milyar), menengah ($ 250 juta hingga $ 5 milyar), dan kapitalisasi pasar yang rendah (<$ 250 juta).

Kapitalisasi pasar besar seperti Bitcoin dan Ethereum mungkin tidak memiliki peningkatan 40-50% seperti altcoin yang lebih kecil, tetapi mereka cenderung lebih tangguh selama pasar bears.

Ketika memilih koin, Anda harus mengevaluasi seberapa baik Anda menanggung risiko, serta berapa banyak uang yang Anda bersedia kehilangan.

2. Mempertimbangkan Industri Kripto

Ketika membuat portofolio cryptocurrency Anda sendiri Anda juga harus memperhitungkan industri yang setiap koin targetkan. Jangan salah memilih industri maka dapat berakibat fatal pada diri anda sendiri.

Baca juga : Top 5 Dogecoin Wallets Terbaik Tahun Ini Untuk Menyimpan Aset Anda

3. Jangan Fokus Pada Satu Industri Kripto Saja

Sekali lagi, ini adalah taktik yang disarankan agar Anda melakukan diversifikasi sebanyak yang Anda bisa untuk mengurangi risiko. Karena blockchain masih merupakan teknologi yang sedang berkembang, sulit untuk memprediksi sektor mana yang akan merespon positif terhadap teknologi ini. Untuk menghindari risiko ini, disarankan agar Anda berinvestasi dalam koin yang melayani berbagai industri.

Cryptocurrency paling populer dapat dipisahkan menjadi beberapa kategori berbeda:

  • Mata Uang – Contoh: Bitcoin, Bitcoin Cash, Litecoin
  • Platform Dapp – Contoh: Ethereum, NEO, EOS, Cardano, Lisk
  • Keuangan / Remittance – Contoh: Ripple, Stellar, OmiseGO, Wanchain
  • Koin privasi – Contoh: Monero, DASH, Zcash
  • Media – Contoh: STEEM, BAT

Tentu saja, ada lebih banyak kategori, dan beberapa kategori ini memotong banyak koin, tetapi ini adalah yang utama. Gagasan di balik strategi ini adalah jika suatu kategori gagal mendapatkan daya tarik, Anda tidak akan kehilangan semua investasi Anda.

4. Berinvestasi lebih banyak di Industri Kripto Favorit Anda

Bahkan jika Anda telah berinvestasi dalam koin di berbagai rangkaian industri, Anda dapat menyuntikkan lebih banyak modal dalam industri yang menurut Anda memiliki potensi sukses terbesar.

5. Carilah Koin Murah Namun Memiliki Potensi

Koin terbaik untuk dimasukkan ke dalam portofolio Anda sering kali merupakan koin yang tidak banyak dicari oleh orang pada awalnya.

Tetapi mengidentifikasi koin yang belum menjadi populer namun membutuhkan banyak waktu dan pengabdian. Ini bisa memakan waktu hingga berhari-hari, bahkan berminggu-minggu untuk memilah-milah whitepaper untuk menemukan koin yang ideal.

Namun, satu atau dua koin ini yang dapat membuat portofolio menjadi tambang emas.

Berikut adalah beberapa contoh nyata koin yang ternyata merupakan investasi yang bagus:

  • Investor awal AntShares (sekarang NEO), sekarang memiliki hampir 160.000% pengembalian investasi mereka.
  • Investasi dalam Bitquence (sekarang Ethos) melihat pengembalian 4,300%.
  • Investor awal di OmiseGO mendapat untung sebesar 4.000%.

Jika Anda punya waktu untuk meneliti dan cukup uang untuk mengambil risiko, investasi itu benar-benar dapat membuahkan hasil dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Ketika Anda membuat portofolio perdagangan cryptocurrency Anda, Anda mungkin akan menemukan taktik lain yang juga dapat Anda masukkan ke dalam strategi perdagangan Anda. Selain itu, Anda kemungkinan besar akan berakhir dengan mencoba saran yang semakin bagus.

Tapi itu adalah bagian dari proses menjadi pedagang cryptocurrency, karena trial and error diperlukan bagi investor untuk menemukan gaya unik mereka sendiri yang sesuai dengannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*