Perbedaan Antara Blockchain Dan IoT Yang Sering Keliru

Istilah ‘ Blockchain ‘ dan ‘Internet of Things’ sering muncul berdampingan, meskipun untuk memahami implikasi sebenarnya dari revolusi teknologi ini, kita harus benar-benar memahami apa itu, dan tentu saja, bagaimana mereka dapat bekerja bersama.

Apa itu Blockchain ?

Blockchain, seperti yang mungkin Anda ketahui adalah jaringan tanpa kepercayaan dan aman yang dapat mengotomatisasi berbagai proses dan dapat memberikan solusi penyimpanan.

Cryptocurrency adalah contoh hebat dari produk yang dapat ada di blockchain, meskipun blockchain tidak hanya terbatas pada keuangan, blockchain dapat digunakan untuk memfasilitasi berbagai proses, dari permainan hingga perjudian dan bahkan audit.

Apa itu Internet of Things ?

Internet of Things atau IoT mengacu pada gagasan yang lebih luas bahwa internet akan segera berevolusi menjadi fase baru. Secara tradisional, internet telah menjadi jaringan, jaringan konektivitas yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan komputer sebagai portal untuk mengakses data dan informasi.

IoT mengambil satu langkah lebih jauh dan menyebut komputer dan perangkat ini sebagai saling terhubung, hal-hal yang bekerja bersama dan hal-hal yang memiliki koneksi ke internet, dan teknologi lainnya.

Baca juga :   Cara Mudah Menjadi Developer Blockchain Bagi Pemula

Ambil smartphone, misalnya, memungkinkan kita tidak hanya menggunakan internet tetapi juga berinteraksi dengannya.

Maka penting untuk memahami bagaimana teknologi blockchain dan IoT dapat bekerja bersama. Jika mereka tidak bisa, proyek seperti IOTA tidak akan ada.

IoT dapat membantu pertumbuhan blockchain dan memang, teknologi blockchain dapat membantu meningkatkan prospek dunia IoT kami yang sedang berkembang.

Baca juga : Industri Mulai Bergerak Menuju Teknologi Blockchain

Menurut Jaxenter :

“Blockchain sendiri hanyalah tulang punggung teknologi: perusahaan membutuhkan cara untuk terhubung ke teknologi itu untuk berinteraksi dan mendapatkan nilai darinya.

Ini berarti mengintegrasikan teknologi blockchain dengan aplikasi dan platform yang sudah digunakan perusahaan – seperti Salesforce atau SAP – untuk mendapatkan akses ke data dalam format yang dapat digunakan.

Menambahkan teknologi IoT, dan menggunakan blockchain untuk berbagi data, akan segera menjadi hal yang umum bagi produsen seperti sabuk konveyor otomatis atau optimisasi proses dasar.

Potensi manfaatnya sangat luas, dan biaya relatif sangat rendah, sehingga hanya sebagian kecil pabrikan yang akan memutuskan teknologi itu tidak berharga. ”

Baca juga :   Teknologi Blockchain Dapat Merevolusi Industri Musik

Blockchain harus dilihat sebagai kerangka dan struktur otot ketika IOT adalah otak , kulit dan kepribadian blockchain tersebut. Bersama-sama, keduanya dapat membantu mengubah dunia tempat kita hidup.

Trading sendiri sering loss? Yuk trading di tokoCrypto bareng ahli yang sudah terbukti profit ratusan persen!

Leave a Comment