Nabung Saham Online Sekarang Semakin Mudah Untuk Pemula

Saham merupakan bukti kepemilikan suatu perusahaan dan menjadi klaim atas pendapatan dan aset perusahaan. Banyak orang menjadikan saham sebagai instrumen investasi karena terbukti memberikan return yang menarik.

Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan salah satu lembaga di pasar modal yang menjadi wadah bagi investor untuk membeli atau menjual saham / sekuritas. Sedangkan untuk pembelian unit dalam saham ialah 1 lot (100 helai saham).

Ada 2 jenis keuntungan dari saham. Pertama, semua dividen atau pembagian keuntungan perusahaan langsung akan diserahkan kepada pemegang saham. Untuk mendapatkan dividen, investor diwajibkan untuk memegang saham dalam jangka waktu yang lama. Kedua, keuntungan saham juga dapat diperoleh dari capital gain atau selisih nilai jual beli saham.

Cara Nabung Saham Online

Nyaris surupa dengan tipe investasi yang lain, usaha saham juga memiliki resiko rugi. Ada dua tipe resiko dalam melakukan investasi di saham. Yang pertama ialah capital loss atau kontradiksi dari capital gain . Sehingga, investor dapat tidak untung bila jual saham saat nilainya turun ke harga yang lebih rendah dari harga membeli. Resiko ke-2 ialah likuidasi yang terjadi saat perusahaan dipastikan bangkrut oleh pengadilan, atau buyar.

Berikut langkah-langkah nabung saham online bagi pemula:

1. Siapkan Dana Dingin

Investor pemula disarankan menyiapkan modal untuk nabung saham online dari dana pribadi yang tidak terpakai alias idle money atau cold fund. Jadi, modal bukan dari dana untuk kebutuhan pokok.

2. Buka Rekening Efek

Rekening Efek adalah rekening untuk transaksi jual dan beli surat berharga yang dibayar / diterima secara tunai pada saat jatuh tempo. Untuk membuka rekening sekuritas, investor bisa mendatangi perusahaan sekuritas.

Baca juga :   Sejarah dan Saham dari Saratoga Investama Sedaya

Saat membuat rekening efek, calon investor wajib membawa fotokopi KTP, NPWP dan halaman depan buku tabungan serta menyiapkan materai minimal Rp 2. Kemudian, calon investor harus menyerahkan dana ke rekeningnya. Setiap perusahaan sekuritas memiliki ketentuan simpanan yang berbeda untuk dana investasi saham.

Dengan memiliki rekening efek, investor dapat langsung mulai melakukan jual beli saham, termasuk yang dilakukan secara online. Investor pemula dapat mengikuti program “Ayo Menabung” yang dibuat oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), OJK, KPEI dan KSEI.

3. Transaksi Saham

Untuk membeli saham, investor harus menyiapkan dana sesuai harga saham dan membayar biaya transaksi kepada perusahaan sekuritas. Dalam penjualan saham, nilai dana yang diperoleh investor adalah harga jual saham dikurangi biaya transaksi dan pajak penghasilan. Biaya transaksi berbeda-beda menurut perusahaan sekuritas. Biasanya 0,2-0,3 % dari nilai pembelian saham (terhitung PPN).

4. Mainkan Saham Secara Online

Sejumlah perusahaan sekuritas menyediakan sarana transaksi saham secara online, yang dapat diakses melalui komputer desktop atau smartphone.

Baca juga : Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional Yang Paling Mencolok

Nabung Saham Online atau Beli Reksa Dana Saham ?

Untuk menjawab nabung saham online atau beli reksa dana daham mari simak dua point berikut ini :

Kelola portofolio Anda sendiri

Mengelola portofolio saham Anda sendiri berarti Anda bebas memilih saham sendiri, memutuskan kapan akan membeli dan menjual, memilih broker atau aplikasi online, dan hanya dengan beberapa ratus ribu rupiah Anda dapat mulai berdagang saham.

Namun Anda harus meluangkan waktu untuk memahami seluk beluk berinvestasi, memilih saham mana yang akan dibeli dan menentukan kapan harus membeli dan kapan harus menjual saham.

Dengan dana terbatas, Anda juga memiliki keterbatasan dalam membeli saham yang nilai total sahamnya sudah besar, seperti Astra Internasional, Unilever Indonesia, Bank BCA, Bank Mandiri yang harga per sahamnya lebih dari Rp 5.000 sehingga Anda hanya dapat membeli saham dengan harga tertentu. per saham.

Baca juga :   Panduan Cara Main Saham IDX Untuk Trader Pemula

Harga masih rendah tetapi volume perdagangan masih kecil dan Anda akan kesulitan menjual saham yang sudah Anda miliki. Oh ya, Anda tidak bisa membeli hanya 1 saham, minimal 100 saham atau 1 lot.

Dengan Rp1 juta, Anda tidak dapat menyimpan saham Bank BCA secara online yang harganya Rp. 30.000, Anda hanya dapat membeli 1 lot saham Bank Mandiri yang harganya berkisar Rp. 8.000.

Investasikan dalam reksa dana ekuitas

Berinvestasi di reksa dana saham berarti Anda tidak tahu saham apa yang harus dibeli dan dijual, kapan harus beli dan jual, karena Manajer Investasi yang melakukannya.

Namun banyak hal positifnya, dengan minimal dana Rp 50.000 Anda bisa berinvestasi pada reksa dana saham yang dikelola oleh perusahaan manajer investasi yang telah mendapat izin dari OJK.

Uang Anda berbaur dengan uang ribuan investor lain sehingga jumlahnya menjadi sangat besar sehingga Manajer Investasi memiliki keleluasaan untuk mengalokasikannya ke berbagai portofolio saham sehingga terjadi diversifikasi risiko dan juga potensi keuntungan.

Mana yang harus kamu pilih? mengatur sendiri atau berinvestasi pada reksa dana saham ?

Keduanya sekaligus! Banyak juga yang melakukan kedua metode tersebut secara bersamaan. Investasi pada reksa dana saham untuk mendiversifikasi portofolio saham dilakukan oleh Manajer Investasi sekaligus mengelola beberapa portofolio saham untuk mendapatkan return yang lebih tinggi namun konsekuensinya risiko yang dihadapi juga semakin tinggi.

Trading sendiri sering loss? Yuk trading di bingbon bareng ahli yang sudah terbukti profit ratusan persen! baca panduan disini.

Leave a Comment