Apa Itu LKM ? Mulai dari Pengertian, Peran, dan Contohnya

Dalam upaya mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), diperlukan dukungan lembaga keuangan yang komprehensif. Selama ini UMKM terkendala akses pendanaan dari lembaga keuangan formal.

Untuk mengatasi kendala tersebut, banyak lembaga keuangan non bank yang tumbuh dan berkembang di masyarakat yang melakukan kegiatan usaha untuk pelayanan pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat, baik yang didirikan oleh pemerintah maupun masyarakat.

Lembaga-lembaga ini dikenal sebagai LKM. Namun, banyak dari LKM ini belum berbadan hukum dan memiliki izin usaha. Untuk memberikan landasan hukum yang kuat bagi operasional LKM, pada tanggal 8 Januari 2013 diundangkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro.

Apa Pengertian LKM (Lembaga Keuangan Mikro)?

Apa itu LKM? Pengertian LKM atau Lembaga Keuangan Mikro adalah lembaga keuangan yang khusus didirikan dan beroperasi untuk memberikan layanan pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat.

Di Indonesia, ada beberapa jenis LKM, tetapi tidak semua memiliki izin resmi, jadi Anda harus melakukan verifikasi menyeluruh terhadap LKM yang bersangkutan sebelum menggunakan layanan mereka. Dana yang diberikan oleh LKM dapat berupa pembiayaan usaha atau dana pinjaman kepada pemilik usaha dan masyarakat.

Selain menyediakan dana pinjaman, LKM juga berperan dalam memberikan layanan konsultasi bisnis dan mengelola dana simpanan. Jadi tujuan didirikannya LKM ini bukan untuk mencari keuntungan.

Baca juga :   Bank Sentral India Melarang Institusi Yang Menggunakan Cryptocurrency

Apa Peran LKM (Lembaga Keuangan Mikro)?

Lembaga Keuangan Mikro (LKM) memiliki landasan konstitusional yang kuat, yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM).

Peran LKM adalah:

  1. Membantu meningkatkan tingkat kesejahteraan dan pendapatan masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin.
  2. Membantu meningkatkan produktivitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dari semua lapisan masyarakat.
  3. Meningkatkan akses pinjaman skala mikro bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan peran LKM di atas, Lembaga Usaha Mikro memiliki kegiatan usaha seperti:

  1. Memberikan layanan pinjaman pinjaman usaha dan memberikan dana usaha kepada pelaku UMKM
  2. Menjalankan bisnis dengan prinsip Syariah dan menjalankannya secara konvensional.
  3. Memberikan jasa konsultasi pengembangan usaha dan cara pengelolaan simpanan.
  4. Selain ketiga jenis kegiatan usaha di atas, LKM juga diperbolehkan melakukan kegiatan usaha lainnya dengan dikenakan biaya tetapi harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang jasa keuangan.

Baca juga : Langkah Mengajukan Pinjaman Modal Usaha di Bank BCA

Contoh-Contoh LKM (Lembaga Keuangan Mikro)

LKM hanya dapat dimiliki oleh warga negara Indonesia (WNI), Pemerintah Kota atau Kabupaten, Badan Usaha Milik Desa dan Kecamatan, dan Koperasi. Warga negara asing dan perusahaan milik negara asing tidak dapat mendirikan LKM.

Bentuk badan hukum LKM adalah:

  1. Institusi formal
  2. Institusi semi formal
  3. Lembaga nonformal

Dari ketiga bentuk LKM di atas, selanjutnya dibagi lagi menjadi beberapa contoh LKM berikut ini.

  1. Bank Desa
  2. Bank Perkreditan Desa (BKD)
  3. Gudang Desa
  4. Kredit Usaha Rakyat Kecil (KURK)
  5. Bank Pekerjaan Produksi (BKPD)
  6. Baitul Tanwil Muhammadiyah (BTM)
  7. Bank Perkreditan Daerah (BKK)
Baca juga :   Benarkah UpHash Layanan Penambangan Cryptocurrency Yang Menguntungkan?

Selain 7 contoh LKM di atas, lembaga keuangan ini juga bisa berbentuk PT (Perseroan Terbatas). Dengan ketentuan bahwa pemerintah kabupaten/kota dan badan usaha milik desa/kelurahan merupakan pemegang saham dengan perhitungan paling sedikit 60% dari total saham PT.

Berdasarkan definisi LKM dan perannya, dapat disimpulkan bahwa Anda juga dapat memanfaatkan keberadaan Lembaga Keuangan Mikro ini untuk pinjaman modal investasi bisnis Anda.

Salah satu jenis investasi yang sedang populer saat ini adalah investasi bitcoin dan kripto, di mana Anda dapat melakukan investasi dengan aman dan diawasi oleh BAPPEBTI dalam aplikasi Binance. Buat kamu yang masih baru, belajar kripto dulu lewat Binance Academy. Selalu periksa harga bitcoin dan aset kripto lainnya untuk peluang investasi yang tepat.

Trading sendiri sering loss? Yuk trading di tokoCrypto bareng ahli yang sudah terbukti profit ratusan persen!

Leave a Comment