Selayang Pandang Kerajinan Tembaga Buatan Tangan di Boyolali

Kerajinan Tembaga Boyolali

Boyolali dikenal luas sebagai kota penghasil kerajinan tembaga. Seluruh hasil kerajinan tembaga di kota ini merupakan handmade (buatan tangan). Inilah yang membedakan kerajinan tembaga di Boyolali dengan kerajinan tembaga di kota-kota lain. Meskipun dibuat secara handmade, namun hasil kerajinan tembaga di Boyolali tidak kalah bersaing. Produk yang dihasilkan selalu berkualitas, sehingga banyak pecinta kesenian, arsitektur, dan para pedagang menyukai hasil kerajinan tembaga Boyolali.

Proses Pembuatan Kerajinan Tembaga Boyolali

Kerajinan tembaga di Boyolali berpusat di Desa Tumang, Kecamatan Cepogo. Hampir seluruh warga desa adalah pengrajin tembaga dan kuningan. Usaha ini telah mereka jalankan sejak puluhan tahun yang lalu. Produk kerajinan tembaga ini telah menjadi sumber penghasilan bagi mereka selama bertahun-tahun, dari generasi ke generasi.

Proses pembuatan produk kerajinan tembaga ini melalui beberapa tahap. Pada tahap pertama, lempengan tembaga dipotong dan didesain sesuai dengan bentuk yang telah dirancang. Setelah proses pemotongan selesai, lempengan tembaga tersebut dibakar.

Proses pembakaran lempengan tembaga tersebut setidaknya membutuhkan empat kali. Setiap kali proses pembakaran cukup membutuhkan waktu 5 menit. Setelah itu masuk pada tahap kedua yakni proses pengelasan untuk menyambungkan lempengan-lempengan yang lain sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibentuk. Setelah proses pengelasan selesai, maka rancangan kerajinan akan nampak dan mulai terbentuk.

Baca juga : Berbagai Jenis Tembaga Murni untuk Bermacam-macam Keperluan

Pada tahap ketiga, lempengan tembaga yang sudah mulai terbentuk kemudian masuk dalam proses menghias. Dalam tahap ini lempengan tembaga tersebut dipotong dan dibentuk dengan desain yang menarik sesuai bentuk rancangan kerajinan yang telah dipersiapkan.

Proses menghias adalah tahapan yang tidak mudah. Sebab, dibutuhkan kreativitas, ketekunan, serta keuletan dari para pengrajin untuk menghasilkan kerajinan tembaga yang menarik dan indah sesuai dengan rancangan yang telah dibuat.

Setelah melewati proses menghias, tahap yang terakhir adalah finishing atau penyelesaian akhir. Tahap ini adalah melengkapi serta menambah keindahan hasil produk kerajinan, sehingga produk kerajinan yang dihasilkan menjadi tambah menarik. Banyak orang menyenangi produk kerajinan tembaga Boyolali, karena selain dibuat dengan handmade, produk kerajinan tembaga Boyolali juga selalu indah, menarik, berseni, dan berkualitas.

Produk Kerajinan Tembaga Boyolali

Dulu produk kerajinan tembaga di Boyolali hanya terbatas pada wajan dan panci. Sekarang produk yang dihasilkan semakin berkembang, mulai dari patung, kaligrafi, aneka bentuk souvenir, kubah masjid, lampu hias, hiasan pada dinding masjid, miniatur pintu ka’bah, asbak, cermin, pemanas makanan, aneka logo lembaga atau perusahaan, aneka bentuk piala, hingga piala adipura, dan lain-lain.

Di antara produk-produk tersebut, produk terlaris yang banyak diminati adalah lambang burung garuda dari tembaga, lampu hias, dan aneka hiasan masjid. Salah satu pusat kerajinan dulu bahkan pernah membuat patung Ir. Soekarno setinggi 6 meter untuk dikirim ke Brebes, Jawa Tengah.

Kualitas tembaga yang dijadikan bahan dasar berbagai produk kerajinan ini dijamin berkualitas dan anti karat. Sehingga produk yang dihasilkan pun juga berkualitas, tahan lama, serta nampak menawan. Berbagai produk kerajinan tembaga Boyolali tidak hanya diminati para pecinta kesenian, arsitektur, dan para pedagang alat-alat dekorasi dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Hasil olahan produk kerajinan tembaga ini memang telah dikenal luas. Dalam proses pemasaran, beberapa pusat kerajinan juga mengupayakan inovasi, misalnya dengan memberlakukan pemesanan sesuai selera tanpa mematok jumlah minimal pemesanan. Harga yang ditawarkan bervariasi, sesuai jumlah kerumitan dan ukuran. Meskipun demikian, pembeli tak perlu risau sebab produk yang dihasilkan pasti memuaskan serta harga terjangkau.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*