Kupas Tuntas Investasi Saham Syariah Mulai dari Cara Sampai Pilihannya

Investasi Saham Syariah

easyCryptoInfo.com – Produk ekonomi berbasis syariah semakin mudah ditemukan di era saat ini. Salah satunya adalah saham syariah. Pesatnya perkembangan produk ekonomi berbasis syariah adalah karena Indonesia sendiri adalah negara dengan mayoritas Muslim. Berinvestasi melalui saham syariah cukup mudah dan tentunya tidak kalah menjanjikan daripada berinvestasi di saham konvensional.

Berdasarkan pemahaman Bursa Efek Indonesia, saham adalah investasi ekuitas di perusahaan atau perseroan terbatas. Saham dapat menjadi salah satu cara bagi Anda untuk menginvestasikan dana dalam mencapai laba tertentu. Saham, termasuk saham syariah di dalamnya juga menjadi salah satu jenis sekuritas. Karena saham itu sendiri adalah bukti kepemilikan seseorang atas suatu perusahaan atau korporasi.

Apa itu Saham Syariah ?

Saham syariah adalah salah satu jenis investasi berbasis saham dengan mengacu pada persyaratan yang berkaitan dengan hukum Syariah Islam. Popularitas jenis-jenis saham ini semakin meningkat sehingga mampu mendapatkan banyak orang untuk menjadi emitennya. Bagi umat Islam, keberadaan produk investasi saham syariah dianggap mampu mengakomodasi keinginan mereka untuk memiliki saham sesuai dengan hukum Islam.

Karakteristik Saham Syariah

Berikut adalah beberapa karakteristik dari saham Islami yang membuatnya berbeda dari saham konvensional:

1. Emiten Tidak Bertentangan dengan Pengajaran Islam

Jenis saham syariah pada dasarnya tidak terlalu berbeda dengan saham konvensional. Perbedaannya adalah jenis perusahaan atau emoten yang dapat dibeli. Dalam saham konvensional, investor dapat membeli penerbit mana pun sementara prospeknya bagus dan menarik perhatian.

Namun, dalam investasi saham syariah, ada sejumlah perusahaan terbuka yang tidak dapat dimasuki karena bertentangan dengan ajaran Islam. Misalnya tidak akan ada investasi di perusahaan rokok, alkohol, atau apa pun yang dilarang dalam Islam. Perusahaan atau perusahaan yang menerbitkan saham syariah akan menjalankan bisnisnya sesuai dengan konsep ajaran Islam. Jika tidak memenuhi persyaratan ini, maka perusahaan tidak akan dapat menerbitkan saham syariah.

2. Ada Sistem Berbagi hasil

Seperti halnya bank syariah tanpa penerapan unsur riba, dalam saham syariah juga tidak akan ada manfaat dalam bentuk riba / bunga. Sebaliknya, sistem yang berlaku adalah pembagian keuntungan. Dalam sistem bagi hasil, tidak hanya memiliki kemungkinan mendapatkan sebagian dari keuntungan bagi perusahaan untuk pemegang saham, risiko yang sama jika perusahaan mengalami kerugian juga akan dialami.

Misalnya, jika Anda menginvestasikan sejumlah dana dalam investasi saham Islami di perusahaan tekstil. Ketika perusahaan mendapatkan sejumlah laba, Anda akan mendapatkan manfaat yang sama dengan mendapatkan dividen dari laba. Tetapi jika perusahaan kehilangan uang, investor juga akan menanggung kerugian.

Baca juga : Cara Menghasilkan Keuntungan yang Stabil di Trading Saham

Kelebihan berinvestasi di saham syariah

Namanya investasi, pasti ada kelebihan yang akan diterima. Ada beberapa keuntungan yang akan dinikmati dengan berinvestasi di saham syariah.

1. Dapat melakukan investasi sesuai dengan ajaran agama

Seperti dijelaskan di atas, saham yang terdaftar sebagai saham syariah telah dijamin halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Jadi tidak perlu ragu lagi untuk berinvestasi di saham.

2. Ada saham yang likuid dan masukkan indeks LQ45

Ternyata ada beberapa saham LQ45 yang dikategorikan sebagai saham syariah. Itu berarti saham ini likuid, atau diperdagangkan secara aktif. Dengan begitu, Anda bisa dengan mudah membelinya dan juga menjualnya dengan mudah tanpa perlu menunggu lama.

3. Ada juga saham blue chip dengan risiko minimal penurunan harga yang dalam

Tidak hanya likuid, ada saham yang dikategorikan sebagai saham syariah, termasuk saham dengan kapitalisasi pasar besar, alias diklasifikasikan sebagai blue chips. Saham blue chip dikenal sebagai saham yang memiliki risiko minimal penurunan harga. Bisa dibilang lebih aman.

Simulasi Trading Saham

Cara berinvestasi di saham syariah

Membeli saham Islami itu mudah. Tetapi itu tidak berarti Anda harus ceroboh dalam melakukan investasi ini. Berikut cara menyelesaikan investasi saham syariah:

1. Kenali Saham yang Diinginkan

Dalam saham, ada risiko dana yang akan Anda investasikan. Jadi, penting untuk mengetahui seluk beluk perusahaan bahwa Anda akan berpartisipasi dalam investasi saham. Anda harus mengenali daftar perusahaan yang dapat Anda investasikan untuk saham Islami.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa memeriksanya di Daftar Efek Syariah yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Perusahaan-perusahaan yang terdaftar akan menampilkan yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Beberapa Daftar Efek Syariah diterbitkan setiap tahun atau pada akhir Mei dan November, dan beberapa bersifat insidental atau non-periodik.

2. Pastikan Saham Bebas dari Praktek yang Tidak Sesuai dengan Syariah Islam

Menurut Peraturan Bapepam LK Nomor II K.1, ada sejumlah kondisi yang membuat emiten dikategorikan sesuai untuk saham syariah. Diantara yang lain :

Kedua jenis bisnis, produk dan layanan tidak sejalan dengan prinsip syariah. Begitu pula dengan kontrak dan manajemennya.
Emiten harus menandatangani dan memenuhi ketentuan kontrak sesuai dengan prinsip syariah.
Emiten memiliki Pejabat Kepatuhan Syariah untuk menjelaskan prinsip-prinsip syariah yang mereka patuhi. Pejabat Kepatuhan Syariah itu sendiri adalah pejabat atau pejabat yang telah disertifikasi oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia.

3. Pergi ke Perusahaan Efek

Sudah waktunya untuk mengambil tindakan. Segera pergi ke perusahaan sekuritas tepercaya yang menjual saham syariah yang diinginkan. Pastikan juga perusahaan diakui oleh FSA dan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Mintalah penjelasan terperinci dari petugas perusahaan keamanan. Kemudian isi formulir.

Jika Anda masih ragu untuk memainkan saham syariah, Anda dapat mempertimbangkan reksa dana syariah yang memiliki risiko lebih kecil.

Baca juga : Pelajari Cara Pergerakan Harga Saham Sebelum Memulai Trading

Daftar saham syariah Terbaik

Apakah ada stok Syariah direkomendasikan untuk pembelian? Yah, Moneysmart telah mengumpulkan stok apa pun yang cocok untuk investasi.

Stok berikut dinilai berdasarkan pergerakan harga 5 tahun terakhir, pendapatan atau pendapatan setiap tahun, laba setiap tahun, dan kapitalisasi pasar.

1. Telekomunikasi Indonesia (TLKM)

Cara Investasi Saham Syariah Yang Benar

Berikutnya adalah saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM). Saham ini dijual dengan harga Rp 3.800 per saham. Setiap tahun pendapatan dan keuntungan yang dicetak oleh saham ini terus meningkat.

Dengan kapitalisasi pasar sendiri, saham TLKM sudah menjadi blue chips. Karena saham ini memiliki kapitalisasi pasar Rp 383 triliun.

2. Unilever Indonesia (UNVR)

Cara Investasi Saham Syariah

Dalam hal harga per saham, saham Unilever Indonesia (UNVR) memang sangat mahal. Bagian ini per saham adalah Rp 45 ribu.

Namun, harga yang mahal mencerminkan bahwa stok ini berharga karena banyak orang tertarik memilikinya. Pergerakan harga saham juga cenderung naik. Ingat, semakin tinggi permintaan, semakin mahal harganya.

Setiap tahun pendapatan yang dihasilkan oleh UNVR terus meningkat. Begitu juga dengan untung dari tahun ke tahun. Sementara kapitalisasi pasarnya sudah mencapai Rp 346 triliun. Sudah termasuk dalam kategori blue chips (kapitalisasi pasar saham lebih dari Rp 10 triliun).

Nah, itu informasi tentang saham Islami yang perlu Anda ketahui. Mulai dari apa jenis saham ini, hukum saham syariah, manfaatnya, cara berinvestasi, hingga daftar saham yang disukai. Semoga informasi di atas bermanfaat!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*