Cari Tau Kode Saham Indofood dan Tips Investasi Saham Indofood

kode saham indofood

Membeli saham untuk investasi jangka panjang membutuhkan beberapa pertimbangan. Ada banyak faktor yang harus diperhatikan agar Anda tidak salah memilih saham yang akan membuat Anda merugi di kemudian hari. Salah satunya adalah fundamental perusahaan yang akan dibeli sahamnya, misalnya daya tarik sektor bisnis.

Ada begitu banyak saham yang telah direkomendasikan oleh analis sekuritas untuk investasi saham jangka panjang. Yang paling direkomendasikan adalah saham indofood dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Pilih Kode Saham Indofood

Emiten yang paling dicari dari indeks LQ45 adalah Indofood. Siapa yang tidak kenal dengan merek terkenal tersebut. Jika Anda penggemar Indomie dan sering menggoreng Bimoli, berarti Indofood lekat dengan kehidupan Anda.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat dua saham Indofood. PT Indofood Sukses Makmur Tbk serta anak perusahaannya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Emiten berkode saham INDF dan ICBP. INDF memiliki sejarah yang sangat panjang dalam industri barang konsumsi, khususnya produksi dibidang makanan dan minuman. Sudono Salim mendirikan INDF pada Agustus 1990.

INDF adalah perusahaan induk yang memproduksi makanan olahan, bumbu masak, saus, minyak, minuman, dan pengolahan bahan mentah menjadi produk siap masak. Sedangkan kode saham Indofood lainnya yaitu ICBP memproduksi kemasan, susu, mie instan, biskuit, makanan ringan, makanan khas bergizi, hingga jasa transportasi, pergudangan, cold storage, hingga manajemen penelitian dan pengembangan.

Baca juga :   Belajar Cara Bermain Saham Online Gratis Bagi Pemula

Meski ICBP merupakan anak perusahaan INDF, namun harga saham ICBP lebih tinggi dari induknya. Hal ini dikarenakan kinerja dan rasio keuangan ICBP lebih baik dari INDF. Namun keduanya tetap layak dimiliki, mengingat fundamentalnya yang bagus.

Tips Investasi Saham Indofood

Investasi saham di sektor barang konsumsi cukup menggiurkan. Padahal kinerja saham di sektor ini cukup sulit untuk bergerak naik sepanjang 2019. Apalagi sejak Januari hingga Maret 2020, virus corona (covid-19) telah menyerang perekonomian global. Akibatnya, banyak saham barang konsumsi dan sektor lain yang tertekan atau tumbang.

Tapi ini momen yang penting. Karena Anda bisa mendapatkan saham dengan fundamental bagus dengan harga murah. Jika ekonomi pulih, harga saham mereka juga akan membaik. Anda bisa mengumpulkan stok barang konsumsi atau lainnya.

1. Memiliki Rekening Efek

Jika Anda ingin berinvestasi di saham, Anda harus memiliki rekening efek. Akun ini adalah akses Anda untuk bertransaksi di pasar modal. Pembukaan rekening efek dapat dilakukan di perusahaan sekuritas terpercaya atau telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

2. Berencana Membeli Saham

Jika Anda berencana membeli saham, lakukan analisa fundamental dan teknikal atau salah satunya. Tapi ada baiknya, jika ingin berinvestasi dalam jangka panjang, lakukan analisa fundamental terlebih dahulu.

3. Sudah Memiliki Saham

Apakah Anda memiliki saham sebelum serangan Covid-19? Bagaimana performa atau pergerakan harganya? Jika portofolio saham Anda memerah, tunggu sebentar. Jangan terburu-buru menjualnya, karena itu sama saja dengan kehilangan uang.

Baca juga :   Cara Menghasilkan Uang dengan Paypal Yang Sudah Terbukti Jitu

Sampai kapan kamu menunggu? Sampai Anda mendapat capital gain. Namun tidak menutup kemungkinan, Anda menjual dengan rugi agar harga saham tidak jatuh. Sebelum memutuskan, lakukan analisis terlebih dahulu. Anda juga dapat melihat laporan keuangan emiten yang tersedia di situs Bursa Efek Indonesia (BEI).

4. Diversifikasi Investasi

Di tengah gejolak ekonomi seperti ini, ada baiknya Anda meninjau kembali investasi Anda dan mencatat semua aset. Jika memungkinkan, lakukan diversifikasi investasi Anda. Ini untuk memaksimalkan potensi dana sekaligus meminimalkan kerugian.

Misalnya, saham yang Anda miliki dikoreksi, tetapi Anda masih memiliki lebih banyak dana untuk diinvestasikan. Pilihannya bisa berupa investasi di saham lain atau instrumen lain seperti logam mulia, obligasi, atau reksa dana. Logam mulia adalah komoditas yang sangat likuid. Benda berkilau ini bisa dijadikan sebagai aset safe haven ketika situasi ekonomi tidak menentu. Harga cenderung naik dan cocok untuk investasi jangka panjang.

Be the first to comment on "Cari Tau Kode Saham Indofood dan Tips Investasi Saham Indofood"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*