Apa Itu DeFi dan Potensi Yang Ditawarkan Untuk Investor

Apa Itu DeFi

Apa itu Decentralized Finance (DeFi)?

Apa Itu DeFi  – Decentralized finance (DeFi) adalah sistem keuangan terbuka yang dibangun di atas teknologi blockchain ethereum yang terdesentralisasi dan tidak dapat diubah. Salah satu motivasi berkembangnya sistem Keuangan Terdesentralisasi adalah masih banyaknya masyarakat di dunia yang masih kekurangan akses terhadap layanan keuangan. Meskipun sistem keuangan konvensional yang ada saat ini berperan dalam membangun kemakmuran bagi penduduk dunia, namun belum menjangkau penduduk kelas bawah.

Keuangan Terdesentralisasi atau DeFi bertujuan untuk menyediakan layanan keuangan yang terbuka, transparan, dan tersedia untuk semua orang tanpa otoritas terpusat. DeFi dapat menjadi alternatif global untuk layanan keuangan apa pun yang digunakan saat ini. Misalnya tabungan, pinjaman, perdagangan, asuransi dan lain-lain dapat diakses oleh siapa saja di dunia hanya dengan menggunakan smartphone dan koneksi internet.

Walaupun DeFi bisa diakses secara terbuka dan transparan tanpa otoritas terpusat, pengguna tetap memiliki hak kendali penuh atas aset  yang mereka simpan dengan menggunakan aplikasi atau Dapps yang terdesentralisasi. Aplikasi ini memungkinkan pengguna membuat stablecoin, meminjamkan uang, dan mendapatkan bunga atas aset kripto mereka.

Dampak Potensi Dari Defi

1. Akses global ke layanan keuangan

Dengan pembiayaan terdesentralisasi, siapa pun yang memiliki koneksi internet dan smartphone dapat mengakses berbagai layanan keuangan yang sebelumnya dibatasi oleh sistem. Dengan Defi, hal tersebut dapat diatasi, bahkan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah tetap dapat mengakses layanan keuangan secara leluasa.

2. Pembayaran Lintas Negara Lebih Murah

Defi menghilangkan perantara sehingga pengiriman uang lebih murah. Dalam sistem saat ini, biaya pengiriman uang antar negara dikenakan biaya pengiriman sekitar 7%, namun melalui layanan desentralisasi biaya ini dapat diturunkan hingga di bawah 3%.

Baca juga :   Protokol Bulletproofs Akan Segera Di implementasikan Pada Monero Untuk Menjaga Transaksi

3. Transaksi tahan sensor

Dalam sistem yang terdesentralisasi, transaksi tidak dapat diubah, dan blockchain tidak dapat ditutup oleh pemerintah, bank sentral, atau perusahaan besar. Di negara yang sedang mengalami krisis atau memiliki pemerintahan diktator, kehadiran Defi tentunya sangat membantu karena masyarakat dapat memindahkan dananya ke sana untuk melindungi dari inflasi atau kebijakan ekonomi yang merugikan.

Baca juga : Cara Mendapatkan Bitcoin Cash Gratis Paling Mudah

4. Privasi dan keamanan Semakin Baik

Dalam keuangan terdesentralisasi, pengguna memiliki akses langsung ke akun mereka dan dapat melakukan transaksi dengan aman tanpa validasi dari otoritas pusat seperti bank sentral.

5. Cukup mudah digunakan

Keuangan terdesentralisasi memiliki beberapa jenis transaksi yang lebih mudah dan tidak rumit sehingga dapat dengan mudah dipahami. Misalnya dengan menggunakan sistem ini, para pelaku bisnis di Indonesia dapat memperoleh investasi dan modal dari pengguna di negara lain.

Manfaat Utama DeFi

Tidak ada perantara

Jika bank pada umumnya memiliki perantara untuk melakukan transaksi, DeFi sebaliknya. Teknologi blockchain yang digunakan oleh DeFi tidak membutuhkan itu, sehingga transaksi dapat dilakukan dengan cepat. Pengguna juga dapat mengontrol aset atau dana yang dimiliki dan memantaunya jika ada perubahan.

Layanan tidak akan ditutup

Di bank, jika terjadi krisis atau masalah, layanan dapat ditutup dan nasabah tidak dapat mengakses data atau dana yang dimilikinya. Tetapi di DeFi ini tidak mungkin terjadi, karena layanan keuangan dalam keuangan terdesentralisasi dipasang di blockchain. Sehingga data yang terekam dan tersebar terdiri dari ribuan node yang membuat potensi penutupan layanan hampir tidak mungkin dilakukan.

Baca juga :   Apakah NEM Akan Segera Terdaftar Di Coinbase? Kok Tiba-Tiba Harga Melonjak Dengan Cepat!

Akses mudah

Di DeFi, pengguna dapat mengaksesnya di mana saja selama mereka memiliki koneksi internet dan smartphone. Pembiayaan terdesentralisasi ini juga memungkinkan masyarakat yang tidak memiliki layanan keuangan di daerah berpenghasilan rendah untuk mendapatkan akses ke layanan keuangan yang disediakan oleh DeFi.

Mengurangi biaya

DeFi dapat menekan biaya transaksi karena tidak menggunakan jasa perantara, sehingga pengguna tidak perlu membayar biaya tambahan untuk setiap melakukan transaksi

Produk Decentralized finance (DeFi)

Produk atau sektor DeFi yang paling populer dan berkembang pesat adalah platform pinjam meminjam atau borrowing and lending platforms. Sektor ini mirip dengan bank, di mana pengguna menyimpan uang dan mendapatkan bunga dari pengguna lain yang meminjam aset mereka.

Token yang disebut stablecoin juga penting untuk ekosistem DeFi. Stablecoin adalah token yang dirancang untuk menyimpan sejumlah nilai dan biasanya dipatok ke mata uang fiat seperti dolar AS. Stablecoin yang digunakan  di DeFi adalah DAI, untuk mendapatkan DAI Anda bisa menjaminkan Ether dengan kontrak pintar sebagai jaminannya.

Be the first to comment on "Apa Itu DeFi dan Potensi Yang Ditawarkan Untuk Investor"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*