Mengenal Bitcoin Nonce Bagi Pemula Biar Makin Cerdas!

Apa itu Bitcoin Nonce

Bitcoin Nonce merupakan nomor yang berubah-ubah dan digunakan dalam Bitcoin sebagai proof-of-work untuk algoritma konsensus. Nonce biasanya dapat dilihat bidang 4-byte sebagai header blok, dan nilainya akan disesuaikan oleh penambang sehingga hash blok akan kurang dari atau sama dengan nilai hash target saat ini yang ditetapkan oleh jaringan.

Dalam protokol Bitcoin, header blok diserialisasi dalam format 80-byte dan kemudian di hash sebagai bagian dari proof-of-work bitcoin, yang menjadikan format header serial ini sebagai bagian dari aturan konsensus Bitcoin.

Bitcoin Nonce dan Proof-of-work

Blockchain Bitcoin dikelola oleh jaringan terdistribusi dari para pengguna anonim, dan untuk menambahkan blok ke blockchain, seseorang harus menjalani proses penambangan Proof-of-work.

Ini mengharuskan penambang (individu yang berpartisipasi dalam proses penambangan) mengambil data dari header blok sebagai input, dan kemudian berulang kali menjalankannya melalui algoritma hashing kriptografi, yang dalam dunia Bitcoin dikenal sebagai Secure Hash Algorithm 256 ( SHA-256 ).

Penambang akan memiliki variasi data input, yang akan menjadikannya sebagai nonce, sampai hash dari blok header menghasilkan nilai hash yang kurang dari atau sama dengan nilai hash target yang ditetapkan oleh jaringan. Menemukan nilai hash seperti itu selama proses penambangan dikenal sebagai nilai emas.

Baca juga : Apa Perbedaan Antara Soft fork Dan Hard Fork Cryptocurrency ?

Karena kenyataan bahwa menambahkan blok ke blockchain memerlukan sejumlah besar pekerjaan yang harus dikerjakan, yang berarti bahwa siapapun yang ingin memodifikasi blok harus bekerja lebih keras untuk memodifikasi blok yang sebelumnya.

Nilai hash target juga mewakili apa yang dikenal sebagai kesulitan jaringan. Fitur ini dapat dianggap sebagai ukuran seberapa sulitnya menemukan hash di bawah hash target.

Kesulitan jaringan disesuaikan setiap 2.016 blok, yang didasarkan pada lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menemukan 2.016 blok sebelumnya. Jaringan melakukan ini dengan menggunakan stempel waktu yang disimpan di setiap header blok untuk menghitung jumlah detik yang berlalu antara generasi pertama dan terakhir dari 2.016 blok terakhir.

Penambangan 2.016 diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua minggu, sehingga, jika 2.016 blok sebelumnya ditemukan dalam waktu kurang dari dua minggu, maka kesulitan jaringan meningkat.

Sebaliknya, jika 2.016 blok sebelumnya ditemukan dalam waktu lebih dari dua minggu, maka kesulitan jaringan akan semakin berkurang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*